Khasiat Manfaat Biji Jenitri




Sejarah Singkat Pohon Jenitri sampai Ke Indonesia Sekitar 150 tahun lalu orang India itu tinggal di Kauman, Kebumen. Dia menitipkan pohon Jenitri kepada seseorang santri yang mengaji di masjid daerah Kauman tersebut. Orang India itu lalu memberikan bimbingan dari mulai menanam pohonnya hingga panen buah Jenitri.

Orang India yang namanya diganti Mukti itu juga menampung buah Jenitri untuk dibawa ke negaranya. Dia menghargai satu butir Jenitri begitu tinggi. Hingga kemudian yang menanam pohon Jenitri itu bertambah banyak dan lahannya makin luas. Masyarakat Desa Penusupan pun kemudian beramai-ramai menanam pohon Jenitri.



Komposisi kimia Jenitri
  • ·         karbon (C) 50,024%,
  • ·         hidrogen (H) 17,798%,
  • ·         nitrogen (N) 0,9461%, dan
  • ·         oksigen (O2) 30,4531%.
  • ·         elemen mikro: aluminum (al), kalsium (Ca), klorin, tembaga (Cu), kobalt, nikel (Ni) , besi (Fe), magnesium (Mg), mangan (Mn), dan fosfor (F)
  • ·         glikosida, steroid, alkaloid, dan flavonoid yang terkandung dalam Jenitri melindungi paru-paru (anti bakteri)

Komposisi fisika Jenitri

  • ·         Memiliki nilai spesifik gravitasi sebesar 1,2 dengan pH 4,48 (riset Institut Teknologi India) 
  • ·         Daya elektromagnetik sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan Faraday, hasil konduksi elektron alkalin. Gara-gara itulah Jenitri dipercaya mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai penyakit mental. Jenitri juga dipercaya menyembuhkan epilepsi, asma, hipertensi, radang sendi, dan penyakit hati. Ia berguna saat dikalungkan di leher ataupun diminum air rebusan.




DARIMANA NAMA JENITRI ?

Nama ilmiah dari pohon dari mana Jenitri/Jenitri berasal dari disebut ‘Elaeocarpus sphaericus’. 70% dari pohon yang ditemukan di Kepulauan Jawa Indonesia, 25% di Nepal dan 5% di India. Manik-manik Jenitri dikatakan mengandung sekitar 50% karbon, nitrogen 1%, 18% hidrogen dan 31% oksigen. Rudraksh juga dikenal dengan nama Shivaksh, Neelkantaksh, Shivbindu, Shivpriya, Paavan, Sarvaksh, Haraksh atau Bhutanashan. Rudraksh manik-manik biasanya ditemukan di empat warna: – Putih, Merah, Hitam dan warna campuran.


 APAKAH KHASIAT DARI JENITRI ?


JENITRI SEBAGAI PENYEMBUH PENYAKIT MENTAL?

Yang bikin berbeda buah Jenitri dan buah lain terungkap melalui riset Institut Teknologi India. Jenitri memiliki nilai spesifik gravitasi sebesar 1,2 dengan pH 4,48. Saat digunakan untuk berdoa, misalnya, Jenitri memiliki daya elektromagnetik sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan Faraday, hasil konduksi elektron alkalin. Sehingga Jenitri dengan merujuk hal tersebut diatas maka dapat dipercaya dan dibuktikan untuk mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai penyakit mental.

JENITRI SEBAGAI PENENANG OTAK DAN MEMBUAT PIKIRAN POSITIF ?

 Menenangkan otak dan menghasilkan pikiran positif (sifat kimia dan fisik memberikan Efek Induksi listrik, kapasitansi listrik, pergerakan listrik, dan elektromagnetik , Karena itu biji Jenitri mempengaruhi sistem otak pusat saat menyebarkan rangsangan bioelektrokimia. Mengandung elemen mikro: aluminum, kalsium, klorin, tembaga, kobalt, nikel, besi, magnesium, mangan, dan fosfor.

JENITRI SEBAGAI PENYEMBUH BERBAGAI PENYAKIT ?

Jenitri juga dipercaya menyembuhkan epilepsi, asma, hipertensi, radang sendi, dan penyakit hati. Ia berguna saat dikalungkan di leher ataupun diminum air rebusan. Caranya biji Jenitri direndam semalam lalu diminum saat perut kosong. Itu terbukti efektif meredam hipertensi dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Dalam 7 hari, tekanan darah turun bila dibarengi dengan mengalungkan Jenitri di leher. Khasiat lain, Jenitri berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan pembengkakan dll.

JENITRI SEBAGAI PELINDUNG PARU PARU ?

Melindungi paru-paru (anti bakteri) karena mengandung glikosida, steroid, alkaloid, dan flavonoid. pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan pembengkakan. efektif meredam hipertensi dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Dalam 7 hari, tekanan darah turun bila dibarengi dengan mengalungkan Jenitri di leher. (Singh RK dari Departemen Farmakologi, Banaras Hindu University). Ia menggunakan berbagai larutan seperti petroleum eter, benzena, kloroform, asetone, dan etanol untuk melarutkan 200 mg/kg buah Jenitri kering. Larutan Jenitri hasil perendaman selama 30-45 menit itu menunjukkan sifat anti pembengkakan radang akut dan nonakut pada tikus yang dilukai.

JENITRI SEBAGAI OBAT ANTI BAKTERI ?

menghilangkan sakit kepala alias antidepresan dan antiborok pada tikus terinjeksi. Duduk perkaranya karena glikosida, steroid, alkaloid, dan flavonoid yang terkandung dalam Jenitri melindungi paru-paru. Keempat zat organik itu juga bersifat antibakteri. Terhitung 28 jenis bakteri gram positif dan negatif enyah oleh ekstrak Jenitri antara lain Salmonella typhimurium, Morganella morganii, Plesiomonas shigelloides, Shigella flexnerii, dan Shigela sonneii.

JENITRI JUGA SEBAGAI PENYERAP POLUTAN ?

Ada khasiat lain dari buah Jenitri sebagaimana yang telah di hasilkan dari sebuah riset Dwiarum Setyoningtyas dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung: Jenitri sebagai penyerap polutan. Ia membandingkan konsentrasi gas sulfur oksida, nitrogen oksida, dan karbon monoksida dalam kotak kaca berisi tumbuhan ganatri dengan kotak tanpa tumbuhan.
Ke dalam kedua kotak kaca diembuskan emisi gas buang dari hasil pembakaran tiga jenis bahan bakar yang memiliki kandungan biodiesel yang berbeda. Yaitu 10% biodiesel (B-10), 5% biodiesel (B-5), dan 0% biodiesel (B-0) sebagai pembanding. Hasilnya, tingkat pencemaran dari ketiga jenis emisi bahan bakar dalam kotak kaca berisi Jenitri tercatat lebih rendah (sulfur oksida 0,81 ? 0,38 ppm, nitrogen oksida 0,49 ? 0,01 ppm, dan karbon monoksida 1,36 ? 0,71 ppm). Bandingkan dengan kotak kaca tanpa Jenitri yang pencemarannya lebih tinggi. Untuk ke-3 zat kimia itu masing-masing 5,15 ? 1,77 ppm, 0,75 ? 0,15 ppm, dan 2,34 ? 1,36 ppm. Kesimpulannya Jenitri berperan menurunkan tingkat pencemaran. Itu sebabnya, 'Jenitri digunakan sebagai pohon pelindung di sepanjang jalan Bandung-Lembang,' kata Eka Budianta, budayawan.

JENITRI SEBAGAI PENGHANCUR LEMAK ?

Meluruhkan lemak badan.Senyawa alkaloid yang terkandung dalam Jenitri: pseudoepi-isoelaeocarpilin, rudrakine, elaeocarpine, isoelaeocarpine, dan elaeocarpiline (A B. Ray dari Department of Medicinal Chemistry, Banaras Hindu University, India),Caranya, 25 gram buah Elaeocarpus ganitrus kering, dicuci dan direbus dalam 1 gelas air sampai air rebusan tersisa separuh. Setelah air rebusan dingin, saring, lalu minum sekaligus Buah Jenitri berkhasiat untuk peluruh lemak badan

HASIL RISET JENITRI DI INDIA ?

 Begitulah riset sahih Singh RK dari Departemen Farmakologi, Banaras Hindu University, India. Ia menggunakan berbagai larutan seperti petroleum eter, benzena, kloroform, asetone, dan etanol untuk melarutkan 200 mg/kg buah Jenitri kering. Larutan Jenitri hasil perendaman selama 30-45 menit itu menunjukkan sifat antipembengkakan radang akut dan nonakut pada tikus yang dilukai. Di luar itu, Jenitri menghilangkan sakit kepala alias antidepresan dan antiborok pada tikus terinjeksi.


No comments:

Post a Comment