Tasbih Kayu: Fungsi, Jenis, dan Manfaatnya




Umat Islam pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah “tasbih”. Tasbih biasanya dibuat dengan berbagai macam corak, dengan bahan baku berbeda, dan jumlah biji tasbih yang berbeda pula. Namun, jumlah biji tasbih yang lazim ditemui di pasaran biasanya berkisar antara 33 (11-11-11, dengan dua pemisah) atau 99 biji (33-33-33 dengan dua pemisah). Penggunaan tasbih di kalangan umat islam memang sangat populer, dan umat islam dari berbagai penjuru dunia menyebut tasbih dengan berbagai nama yaitu, tasaabihm subhah, nizaam, atau misbahah.

Fungsi Tasbih
Fungsi utama tasbih adalah untuk menghitung dzikir yang kita panjatkan kepada Tuhan. Tasbih ini dapat mempermudah hitungan, sehingga kita dapat lebih khusyuk dalam berdzikir tanpa perlu mengingat-ingat hitungannya. Fungsi tasbih lainnya adalah untuk mendorong kita agar selalu ingat pada Tuhan dan memotivasi kita untuk terus berdzikir kepada Sang Pencipta.

Tasbih biasanya dibuat dari berbagai jenis biji dan manik-manik. Biji yang sering digunakan adalah biji zaitun. Di Indonesia, tasbih yang banyak ditemukan adalah yang terbuat dari batu, plastik, dan kayu. Tasbih kayu memiliki banyak penggemar karena terlihat lebih alami, serta dianggap memiliki nilai seni yang berbeda dengan tasbih plastik.

Ternyata, tidak semua jenis kayu bisa dijadikan tasbih. Hanya beberapa jenis kayu saja yang umum dijadikan sebagai bahan pembuat tasbih, karena manfaat dari tasbih tersebut akan berbeda-beda sesuai dengan jenis kayu bahan bakunya.


PEMESANAN AKSESORIS JENITRI KLIK KATALOG PRODUK DIBAWAH INI


ATAU HUBUNGI

081.226.903.066

Bermacam Jenis Tasbih Kayu

Berikut adalah beberapa contoh tasbih berbahan dasar kayu yang biasanya dijual oleh pengrajin tasbih di Indonesia.

1.             Tasbih Setigi
Pohon setigi adalah pohon yang tergolong langka, karena hanya bisa ditemukan di pulau kecil atau daerah tertentu seperti Jepara dan Karimunjawa. Kayu setigi memiliki ciri khas berwarna hitam gelap dan uniknya, kayu ini dapat tenggelam di dalam air, bahkan setelah ukurannya dipotong menjadi kecil sekalipun. Tidak seperti kayu pada umumnya, kayu setigi diketahui memiliki masa jenis yang cukup besar, bahkan lebih besar dari pada massa jenis air, sehingga kayu setigi akan langsung tenggelam jika dimasukkan ke dalam air. 
Kayu setigi berkhasiat untuk menetralisir racun dari bekas gigitan hewan yang berbisa, misalnya kalajengking, ular, atau tarantula. Namun, apabila Anda bermaksud untuk membeli tasbih yang terbuat dari kayu setigi, alangkah baiknya jika Anda melihat dengan teliti apakah kayu setigi tersebut asli atau tidak. Karena keunikan dan kelangkaannya, kini banyak produsen nakal yang membuat tasbih dari kayu setigi palsu.
2.             Tasbih Nipah
Seperti namanya, tasbih ini terbuat dari bahan baku kayu nipah, yang diambil dari tanaman palem yang biasanya tumbuh di area hutan bakau atau daerah dekat pantai yang sering mengalami pasang surut air. Hampir mirip dengan kayu setigi, kayu nipah ini berkhasiat untuk menangkal racun, namun bedanya racun yang dapat dinetralisir oleh kayu nipah adalah racun dari bahan kimia seperti narkotika, dan alkohol.
3.             Tasbih Walikukun
Tasbih jenis ini memiliki sejarah yang cukup menarik. Sebelum menjadi populer seperti saat ini, dahulu tasbih walikukun digunakan oleh Sunan Kalijaga ketika menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa.
4.             Tasbih Kelor
Kita pasti sering mendengar kata “daun kelor”. Ternyata, tanaman kelor ini tak hanya bisa diambil daunnya saja, tapi kayunya juga bisa dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan dan manik-manik, salah satunya adalah tasbih. Kayu pohon kelor yang dapat dijadikan biji tasbih hanyalah yang tua. Banyak orang yang mempercayai khasiat tanaman kelor untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
5.             Tasbih Kayu Merah
Tasbih ini dibuat dari bahan baku pohon secang yang memiliki ciri khas batang kayu berwarna kemerahan. Oleh karena itu, tak heran apabila tasbih ini disebut dengan tasbih kayu merah. Pohon secang tergolong jenis pohon yang sangat mudah ditemui di Indonesia. Meskipun bukan jenis pohon langka, namun kualitas tasbih yang dibuat dari kayu secang ini tak kalah dari tasbih lainnya.
6.             Tasbih Asem
Tasbih yang dibuat dari pohon asam ini harganya tidak terlalu mahal, karena pohon asam cenderung mudah ditemui di daerah tropis seperti Indonesia.
7.             Tasbih Kokka
Meskipun tak banyak dikenal oleh orang awam, tasbih yang terbuat dari kayu kokka ini sering diburu oleh para kolektor tasbih dan barang antik. Apa sebenarnya kayu Kokka itu? Apa yang membuat tasbih kokka ini menjadi incaran kolektor tasbih? Simak informasi berikut ini.
Apa itu Kayu Kokka?
Pohon kokka adalah pohon dengan bentuk yang sangat unik dan berbeda dari pohon pada umumnya. Batangnya terlihat agak terlalu “gendut” jika dibandingkan dengan ranting dan daunnya. Bentuknya yang unik membuat si pohon Kokka ini seperti umbi-umbian yang menyembul dari tanah dan menjadi tempat tinggal berbagai macam fauna. Bukan sembarang pohon, menurut legenda, kayu pohon kokka adalah jenis kayu yang digunakan oleh Nabi Nuh untuk membuat bahtera.
Bagian yang paling sering dimanfaatkan dari pohon kokka adalah kayu dan bijinya. Namun anehnya, kayu tersebut jarang dipakai sebagai bahan bangunan atau perabot kayu, melainkan digunakan sebagai pernak pernik antik yang sifatnya sugestif, sehingga tak jarang orang yang percaya bahwa kayu kokka ini memiliki manfaat supranatural. Terlepas dari kepercayaan beberapa orang, kenyataannya kayu kokka memang memiliki beragam manfaat yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Sebelum membahas manfaat dari kayu kokka, mari kita simak infomrasi mengenai karakteristik kayu tersebut.

PEMESANAN AKSESORIS JENITRI KLIK KATALOG PRODUK DIBAWAH INI


ATAU HUBUNGI

081.226.903.066

Karakteristik Kayu Kokka
Jika Anda hendak membeli tasbih yang terbuat dari kayu kokka, pastikan kayu tersebut memiliki ciri sebagai berikut:
1.             Kayu kokka dapat tenggelam jika dimasukkan ke dalam air, hanya jika kayu tersebut dipotong hingga berukuran kecil.
2.             Memiliki warna asli kecoklatan
3.             Tekstur kayunya berserat
Karena sejarah dan keunikannya, tasbih dan aksesoris yang terbuat dari kayu jenis ini biasanya dijual dengan harga yang tinggi. Terlebih lagi, kayu kokka memiliki manfaat kesehatan yang beragam.
Manfaat dan Khasiat Kayu Kokka untuk Kesehatan
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, banyak orang percaya bahwa kayu kokka memiliki manfaat supranatural dan memiliki sifat magis. Terlepas dari itu, secara ilmiah ternyata kayu kokka juga memiliki berbagai kelebihan, antara lain:
1.             Rendaman air kayu kokka dapat mengobati berbagai maca, penyakit, seperti radang, diabetes, asma, gagal ginjal, lemah jantung, depresi, stres, batu ginjal, katarak, gangguan tulang, asam urat, serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia tertentu, seperti obat, rokok, dan alkohol.
2.             Kayu kokka dapat digunakan sebagai media terapi untuk mengatasi penggumpalan darah.
3.             Mengurangi risiko kanker
4.             Mencegah rusaknya DNA
5.             Meningkatkan kekebalan tubuh atau imun
6.             Memperbaiki sel tubuh yang rusak, serta memperbarui sel yang mati
7.             Meningkatkan kandungan oksigen dalam darah
8.             Membantu penyerapan nutrisi tubuh
9.             Melemaskan syaraf yang kaku
10.          Mengurangi stress
11.          Menetralisir racun dari hewan berbisa

Melihat dari manfaat yang beragam tersebut, tak mengherankan bukan, jika tasbih kayu banyak diminati oleh para kolektor tasbih dan pernak pernik antik?Apakah Anda tertarik untuk membelinya?

PEMESANAN AKSESORIS JENITRI KLIK KATALOG PRODUK DIBAWAH INI


ATAU HUBUNGI

081.226.903.066

No comments:

Post a Comment